Diduga Peras Kades, Tiga Oknum LSM Anti Korupsi di Lampura Diciduk Polsek Abung Barat

Patroli Indonesia |Lampung Utara – Berdalih akan di laporkan ke Polisi karena menurutnya terdapat temuan dugaan korupsi penggunaan dana Desa dan Bumdes, tiga oknum anggota sebuah LSM Anti Korupsi di Lampung Utara masing masing SWN (35) warga dsn II Nyapah Kecamatan Sungka Jaya, JP (39) Desa Ketapang Kec Sungkai Selatan dan AH (34) Warga Desa Ketapang, Kecamatan Sungkai Selatan, di tangkap Tim Opsnal Polsek Abung Barat lantaran diduga kuat telah melakukan pemerasan kepada Kades Desa Kamplas yang berinisial SHM dengan barang bukti uang yang ditemukan Rp 3juta,
Kamis (24/12/2020).

Kapolres Lampung Utara AKBP Bambang Yudho Martono,SIK,MSi melalui Kapolsek Abung Barat Iptu Ono Karyono SH.MH membenarkan telah melakukan penangkapan tiga oknum tersebut di dua lokasi berbeda, di Desa Kamplas dan Desa Madukoro, selasa (22/12/2020) sekira pukul 16.30 Wib.

Iptu Ono mengatakan pihaknya mendapat laporan dari masyarakat tentang adanya pemerasan kepada Kades Kamplas (SHM) yang dilakukan oleh tiga oknum LSM.

Lanjut Ono, “Awalnya Terduga JP pada hari Senin 21/12/3020 sekira pukul 09.00 Wib menghubungi korban SHM via Hand phone meminta untuk menemuinya di kantor terduga JP yang berada di Desa Madukoro, Kecamatan Kotabumi Utara dengan alasan ada temuan dugaan korupsi dana desa (DD) dan Bumdes Desa Kamplas, permintaan tersebut dipenuhi oleh korban dengan mendatangi kantor JP yang saat itu ada terduga AH dan SWN

Terhadap korban dijelaskan oleh JP tentang adanya temuan dugaan korupsi dana desa tahun 2020 dan kegiatan Bumdes tahun 2018 dan ketiga oknum tersebut mengancam bahwa temuan akan dilaporkan ke unit Tipikor Polres Lampung Utara sambil menunjukan laporan yang telah di buat tertanggal 16 Desember 2020.

Selanjutnya pelaku JP meminta uang Rp 20 Juta kepada korban, jika tidak mau akan dilaporkan, karena merasa takut korban meminta keringanan dan menyanggupi uang sebesar Rp 5 Juta, namun terduga AH meminta korban untuk menambah Rp 2 Juta sehingga total di sepakati Rp 7 Juta dan akan diserahkan esok harinya,
Selasa (22/12/20).

Hari Selasa pukul 09.00 wib JP menyuruh SWN untuk mengambil uang dirumah korban di Desa Kamplas, setibanya dirumah korban ternyata baru ada uang sebesar Rp 3 Juta dan sisanya akan di transfer ke rekening JP, Tim Polsek yang sudah mengetahui hal itu langsung menangkap pelaku SWN dan hasil interogasi awal di TKP, diketahui bahwa masih ada pelaku lain JP dan AH yang diterangkan berada diwarung Tegal di Desa Madukoro, Kabupaten setempat.

Tanpa membuang waktu Tim langsung bergerak dan berhasil menangkap terduga JP dan AH serta membawanya ke Polsek Abung Barat berikut barang bukti berupa uang sejumlah R 3 Juta, 3 kartu keanggotaan LSM / ID card masing-masing, lembar surat temuan yang ditujukan ke Kapolres Lampung Utara cq Kanit Tipikor, Surat Konfirmasi Kades Kamplas, satu unit HP android merk Oppo warna silver, satu unit HP merk Nokia warna biru dan satu unit HP redmi 09 warna hitam.

Saat ini ketiga terduga pelaku sudah di amankan guna dilakukan proses hukum, terhadap mereka dapat dijerat melanggar pasal 368 KUHP dengan ancaman 9 tahun kurungan penjara,” Tegas Kapolsek.

(Joni)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan